Pemkab Kukar Bangun 66 Km Jalan Usaha Tani
Syamsul Ma'arif
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA- Untuk mewujudkan Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai lumbung pangan Kalimantan
Timur. Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan
(Distanak) terus merealisasikan pembangunan
infrastruktur pertanian salah satunya jalan usaha tani.
Pembangunan pertanian ini telah tertuang
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026 yaitu
pembangunan pertanian berbasis kawasan.
Kepala Distanak Kukar Muhamad Taufik, melalui
Sekertaris Distanak Kukar Syamsul Ma'arif mengatakan bahwa untuk tahun
sebelumnya program pembangunan pertanian yang sudah dilaksanakan Distanak seperti bantuan
alsintan, pembuatan embung, jalan usaha tani kegiatan sudah terealisasi tahun
2022. Dan program tersebut berlanjut pada 2023 tahun ini.
"Kemudian untuk pembangunan pertanian pada semester I tahun 2023 sudah selesai. Dimana beberapa waktu lalu juga sudah
digelar rakor dan capaian kita kurang lebih 50% dan kita kejar sampai di
semester II ini." ujar Syamsul Kamis (27/7/23).
Ia menjelaskan bahwa Distanak Kukar tengah
fokus pembangunan di lima kawasan yakni
Sebulu-Muara Kaman, Marang Kayu, Tenggarong Seberang I, Tenggarong Seberang II,
Tenggarong dan Loa Kuku. Namundi kecamatan lain yang juga
mempunyai potensi pertanian tetap dibantu dalam pembangunan pertaniannya.
"Pada di 2023 ini ada beberapa kegiatan
yang sudah dilaksanakan termasuk saat ini kita bagikan hands prayer
dibeberapa kecamatan yang belum mendapat bantuan, dan alsintan. Selain itu, direalisasikan pembangunan jalan usaha tani
sepanjang 66,5 km yang dilaksanakan di Tenggarong, Muara Kaman, Tenggarong
Seberang, Anggana, Marang Kayu ,Sebulu, Loa Kulu." sebutnya.
Kemudian pembangunan embung sebanyak 26
embung yang dilaksanakan di Kecamatan Muara Kaman, Tenggarong Seberang,
Tenggarong, Loa Kulu, Sebulu, Marang Kayu, Kota Bangun, dan Samboja. Saluran
irigasi ada 11 km di Sebulu, Loa Kulu, Marang, dan Muara Kaman. Dan pembangunan
4 dum parit di Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, dan Muara Kaman.
"Kami optimis dari semua kegiatan yang
ada paling tidak kita punya target 90% sudah terselesaikan di bulan November
2023," jelasnya.
Syamsul menyebutkan untuk mendukung
keseluruhan pembangunan pertanian anggaran APBD murni 2023 Distanak Kukar
mengalokasikan dana kurang lebih Rp 251 miliar. Selain itu ada anggaran dari
Dana Alokasi Khusus (DAK).
Adapun sasaran dari pembangunan pertanian ini
untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim.
"Harapan kita kedepan dibidang pertanian
akan dapat menyokong membangun di sektor pertanian, sehingga apa yang
dicanangkan oleh Bupati yakni Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim akan
terwujud." tutupnya.(adv/pk)